LINK ALTERNATIF CERIA4D ANTI BLOKIR : 206.189.95.117 Silakan di Copy

Rabu, 16 Oktober 2019

CERIA4D NEWS JELANG PELANTIKAN PRESIDENT DAN WAKIL PRESIDENT RI

Gambar terkait
Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Jokowi-Ma'ruf Amin, beredar surat berisi nama-nama calon menteri Kabinet Kerja Jilid II.
CERIA4D - Ir. Joko Widodo dan K. H. Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih akan segera menjalani pelantikan jabatan pada Minggu, 20 Oktober 2019 mendatang.

Namun belum juga resmi dilantik sudah beredar nama-nama calon menteri Jokowi untuk Kabinet Kerja Jilid II.

Beredar di masyarakat surat berisi susunan kabinet dari para calon menteri Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Dalam surat itu juga terdapat sejumlah nama profesional dan semua partai pendukung memperoleh jatah kursi menteri.

Hal ini terjadi kurang dari seminggu jelang hari pelantikan 20 Oktober 2019 nanti.

Meski begitu, Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Andita Irawati telah mengklarifikasi bahwa surat itu hoaks.
Dikutip dari BANDAR ONLINE pada Rabu (16/10/2019), Andita Irawati memastikan surat tersebut palsu alias hoaks.

"Dokumen ini ditandatangani oleh staf ahli komunikasi presiden yang jabatan itu pun tidak ada saat ini," kata Adita, Senin (14/10/2019) lalu.

Andita kemudian mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya akan spekulasi yang beredar.

Ia juga menegaskan, penetapan menteri adalah sepenuhnya hak prerogatif presiden.

"Daftar nama yang beredar saat ini tidak jelas juga sumbernya. Jadi sebaiknya masyarakat tidak usah berspekulasi, tunggu saja saatnya nanti," kata Andita.



"Seperti yang pernah disampaikan presiden beliau mengatakan akan mengumumkan nama-nama menteri segera setelah pelantikan presiden dan wapres," sambungnya.

Ini bukan kali pertama media sosial dihebohkan dengan bocoran susunan kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Beberapa waktu lalu sempat ramai hal serupa yang kemudian dibantah oleh Istana.

Jelang pelantikan 20 Oktober 2019

Majelis Permusyawaratan Rakyat ( MPR) menyepakati pelantikan presiden dan dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 tanggal 20 Oktober 2019 digelar pada pukul 14.30 WIB.

Hal itu disampaikan Ketua MPR Bambang Soesatyo setelah rapat gabungan dengan seluruh pimpinan fraksi dan DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

"Kami sudah memutuskan dan menyetujui pelantikan presiden dan wakil presiden hasil Pemilu 2019 untuk periode 2019-2024 Itu disepakati akan dilaksanakan pada 20 Oktober jam 14.30 WIB," kata Bambang Soesatyo.
Hasil gambar untuk Bamsoed
Pria yang akrab disapa Bamsoed mengatakan untuk mempersiapkan acara tersebut, MPR akan menggelar rapat koordinasi dengan Panglima TNI, Kapolri, Badan Intelijen Negara (BIN), Menteri Luar Negeri dan Sekretariat Negara. JUDI ONLINE
"Dan besok kami akan melakukan rapat koordinasi dengan mengundang Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Menlu, dan Setneg untuk memastikan soal keamanan dan protokoler," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR Arsul Sani mengatakan dalam rapat gabungan itu pihaknya sudah menyusun acara pelantikan presiden dan wakil presiden.

Selain itu, rapat gabungan dilakukan untuk konsolidasi seluruh anggota MPR yang terdiri dari anggota DPD.

"Rundown sudah disebutkan datang jam sekian masuk ruang sidang, kemudian pak wapres tiba, pak presiden tiba. Sudah kita susun," kata Arsul. BANDAR TOGEL